3 Museum di Jakarta Tutup Sementara, Penjelasan Resmi Dikeluarkan
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menutup sementara tiga museum di Jakarta, yakni Museum Seni Rupa dan Keramik, Museum Wayang, serta Museum Tekstil, pada Selasa, 13 Januari 2026. Penutupan tersebut dilakukan dalam rangka perawatan pascalibur panjang.
Kepala Unit Pengelola Museum Seni Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Sri Kusumawati, mengatakan penutupan hanya dilakukan selama satu hari. Museum-museum tersebut kembali dibuka untuk umum pada Rabu, 14 Januari 2026.
“Hanya hari ini (Selasa), besok (Rabu) buka seperti biasa,” kata Sri saat dihubungi di Jakarta, Selasa, 13 Januari 2026.
Sri menjelaskan, selama libur panjang, termasuk libur akhir tahun dan cuti bersama, museum tetap dibuka untuk melayani wisatawan. Kondisi tersebut membuat aktivitas pengunjung meningkat dibandingkan hari biasa, sehingga diperlukan waktu khusus untuk perawatan koleksi dan fasilitas museum.
“Biasanya, setelah libur panjang akhir tahun atau libur bersama, perlu satu hari off atau libur untuk perawatan koleksi dan istirahat petugas front liner,” ujarnya.
Ia menambahkan, selama masa liburan, para petugas museum tetap masuk kerja meskipun pada tanggal merah, guna melayani wisatawan yang jumlahnya relatif lebih banyak. Oleh karena itu, penutupan sementara dinilai penting untuk menjaga kondisi koleksi serta kesiapan sumber daya manusia.
Selain perawatan koleksi, penutupan juga dilakukan untuk kegiatan fumigasi. Langkah ini bertujuan mengantisipasi hama, seperti rayap dan serangga lainnya, yang berpotensi merusak koleksi maupun bangunan museum.
Fumigasi biasanya dilakukan satu kali dalam setahun. Selama proses tersebut berlangsung, museum harus ditutup sementara bagi masyarakat umum demi keamanan dan efektivitas perawatan.
Dikutip dari metrotvnews.com
