Jasa Raharja Sulsel Gelar GO SAFE-T di Biringkanaya, Perkuat Keselamatan Berlalu Lintas dari Tingkat Kecamatan
Makassar – Jasa Raharja Wilayah Sulawesi Selatan menggelar kegiatan Government Officer Safety Engagement Transportation (GO SAFE-T) di Kecamatan Biringkanaya, Senin (22/6). Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi bersama Ditlantas Polda Sulsel, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Astra Honda Motor, dan Samsat Makassar II dalam meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas sekaligus mendorong kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pajak kendaraan bermotor. Kegiatan diikuti lebih dari 40 peserta yang terdiri atas aparatur kecamatan, kelurahan, hingga para ketua RT/RW di wilayah Biringkanaya.
Dalam sambutannya, Kepala Bagian Operasional Jasa Raharja Wilayah Sulawesi Selatan dan Barat, Panji Wiratama, menyampaikan bahwa berdasarkan data kecelakaan lalu lintas di Sulawesi Selatan hingga Mei 2026, Kecamatan Biringkanaya masih menjadi salah satu wilayah dengan angka kecelakaan tertinggi, yakni mencapai 179 kejadian.
“Data tersebut menunjukkan bahwa upaya pencegahan dan edukasi keselamatan harus terus diperkuat secara berkelanjutan. Selain itu, mayoritas korban kecelakaan merupakan laki-laki usia produktif, pelajar atau mahasiswa, serta karyawan swasta. Kondisi ini menjadi perhatian bersama karena kecelakaan lalu lintas tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga menghilangkan produktivitas bahkan merenggut nyawa,” ujar Panji.
Rangkaian kegiatan GO SAFE-T meliputi edukasi keselamatan berkendara (Safety Campaign), pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), pelayanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis melalui Mobile Unit Keselamatan Lalu Lintas (MUKL), layanan Samsat Keliling, penandatanganan komitmen bersama kepatuhan pembayaran PKB dan SWDKLLJ, serta sosialisasi program bebas dan diskon pajak kendaraan bermotor.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap budaya safety riding, kegiatan ditutup dengan pembagian helm gratis kepada seluruh peserta. Melalui GO SAFE-T, Jasa Raharja berharap kolaborasi lintas instansi ini mampu membangun budaya tertib berlalu lintas, meningkatkan keselamatan masyarakat, serta mendorong kepatuhan administrasi kendaraan di wilayah Sulawesi Selatan.
