Tips Aman Berkendara Banjir: Panduan Lengkap dari Pakar Otomotif ITB
Musim hujan menghadirkan tantangan tersendiri bagi pengendara motor, terutama saat jalanan tergenang banjir. Keputusan antara melanjutkan perjalanan atau berhenti bisa berdampak besar pada keselamatan dan kondisi kendaraan.
Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, memberikan panduan penting bagi pengendara motor untuk menghadapi genangan air dan meminimalkan risiko kerusakan. Menurut Yannes, keselamatan pengendara selalu menjadi prioritas utama.
Prioritaskan Keselamatan:
Yannes menegaskan, pilihan terbaik saat menghadapi banjir adalah menghentikan motor dan mencari tempat aman. Jika air sudah setinggi pijakan kaki, segera matikan mesin dan dorong motor ke tempat lebih tinggi untuk menghindari masuknya air ke komponen vital mesin. Nekat menerjang genangan tanpa mengetahui kedalamannya berisiko menyebabkan mesin mati mendadak dan kerusakan serius.
Teknik Berkendara Aman Saat Terpaksa Menerjang Banjir:
Jika terpaksa melewati genangan, gunakan gigi rendah dan tahan putaran gas secara konstan hingga motor keluar dari air. Jangan melepas gas di tengah genangan karena air dapat masuk ke knalpot atau filter udara, yang berpotensi menyebabkan motor mogok dan kerusakan mesin.
Langkah Penanganan Motor Mogok Terendam Banjir:
Jika motor terlanjur mogok di genangan, jangan langsung menyalakan mesin. Yannes menyarankan untuk segera mengganti busi, filter udara, dan menguras oli agar komponen tidak rusak lebih parah.
Pengendara motor diingatkan untuk selalu berhati-hati dan tidak mengambil risiko yang tidak perlu. “Jangan gambling dengan memaksakan diri menerjang genangan air yang kedalamannya tidak diketahui,” kata Yannes. Dengan menerapkan tips aman berkendara banjir, pengendara dapat melindungi diri dan kendaraan dari kerugian yang tidak diinginkan.Dikutip dari merdeka.com
