Mendag Dorong Peningkatan Ekspor untuk Mendorong Surplus Perdagangan
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menekankan strategi nasional untuk meningkatkan ekspor dan surplus perdagangan Indonesia. Ia menyebut target ekspor 7,1 persen tahun ini, sementara realisasi Januari–September 2025 sudah meningkat 8,14 persen.
Dalam acara Strategic Forum bertajuk “Perluasan Pasar Ekspor ke Peru dan Tunisia: Potensi, Peluang, dan Tantangan IP-CEPA dan IT-PTA” yang digelar di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP) Kemendag, Selasa (25/11/2025), Mendag menyoroti pentingnya membuka akses pasar non-tradisional bagi pelaku usaha nasional.
“Januari–September, ekspor kita sudah naik 8,14 persen dengan surplus meningkat 50,93 persen dibandingkan periode sebelumnya,” ujar Mendag.
Mendag menjelaskan pemerintah memiliki tiga program utama: pengamanan pasar domestik, perluasan pasar ekspor, dan memastikan UMKM bisa mengekspor. Pemanfaatan teknologi digital, termasuk business matching online, didampingi pemerintah, Atase Perdagangan, Kedutaan Besar, dan pelaku usaha, menjadi salah satu kunci strategi.
Ia menekankan kemudahan pemanfaatan perjanjian dagang, seperti tarif 0 persen, agar eksportir tidak menghadapi kesulitan administrasi. “Sistem Surat Keterangan Asal (SKA) preferensi otomatis memastikan pelaku usaha mendapat manfaat maksimal dari perjanjian yang telah ditandatangani,” ujar Mendag.
Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional, Djatmiko Bris Witjaksono, menambahkan bahwa forum strategis ini menjadi ruang kolaborasi bagi akademisi, asosiasi, dinas, dan pelaku usaha. Forum juga dimaksudkan agar perjanjian dagang, termasuk Indonesia-Peru CEPA, dapat dimanfaatkan secara optimal dan memperkuat strategi diversifikasi perdagangan ke Amerika Selatan.
Djatmiko menegaskan, forum diselenggarakan secara reguler, baik online maupun fisik, untuk memastikan informasi perjanjian tersebar luas. Peserta diharapkan dapat memanfaatkan perjanjian dagang melalui business matching dengan negara mitra yang relevan.
Mendag mengajak seluruh pelaku usaha dan BUMN untuk aktif mencari mitra dagang yang dapat meningkatkan ekspor masing-masing negara. Kerja sama antara pemerintah dan pelaku usaha dinilai menjadi kunci tercapainya target ekspor 7,1 persen tahun ini.
Dikutip dari RRI.co.id
