Menyikapi Mundurnya FX Rudy, PDIP Sampaikan Pernyataan Resmi
Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan Partai, Komarudin Watubun, menegaskan bahwa keputusan terkait pengunduran diri FX Hadi Rudyatmo sebagai Plt Ketua DPD PDIP Jawa Tengah sepenuhnya berada di tangan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. DPP maupun Mahkamah Partai tidak akan memproses atau menindaklanjuti surat tersebut.
“Nah tapi soal nanti dikabulkan atau tidak permintaan itu, tergantung ketua umum yang memberi tugas,” ujar Komarudin, Kamis (17/12).
Komarudin menilai surat pengunduran diri Rudy mengandung pesan tersirat mengenai loyalitasnya kepada Megawati. Jika permintaan mundur tidak dikabulkan, Rudy tetap harus menyelesaikan tugasnya sebagai kader dan Plt Ketua DPD Jateng.
Ketua DPC PDIP Solo, Teguh Prakosa, menambahkan bahwa pengunduran diri Rudy kemungkinan terkait penundaan agenda Konferensi Daerah PDIP Jateng yang semula dijadwalkan 16 Desember 2025. “Hemat saya, beliau tidak ingin kewirangan karena tidak bisa melaksanakan Konferda yang diamanatkan oleh ketua umum,” kata Teguh, Kamis (18/12).
FX Hadi Rudyatmo menjabat Plt Ketua DPD PDIP Jateng sejak Agustus 2025 menggantikan Bambang Wuryanto pasca Kongres PDIP pada Juli 2025 yang menetapkan Megawati sebagai ketua umum. Dalam suratnya, Rudy menyatakan ingin kembali menjadi kader biasa, namun tetap loyal dan taat kepada Megawati serta siap berkontribusi untuk memenangkan Pemilu 2029.
Rudy merupakan loyalis Megawati sejak bergabung di PDI pada 1977, dengan rekam jejak panjang di partai. Ia pernah menjabat Ketua DPC PDIP Solo selama lima periode hingga 2025.
Dikutip dari cnnindonesia.com
