BYD dan Chery Sukses Penuhi Standar Keamanan Data Kendaraan China
1 min read

BYD dan Chery Sukses Penuhi Standar Keamanan Data Kendaraan China

BYD, Chery, dan tujuh perusahaan otomotif lainnya berhasil meluluskan penilaian keamanan data otomotif terbaru di China, dengan 43 model kendaraan memenuhi kriteria yang ditetapkan pemerintah. Laporan ini disampaikan CarNewsChina, Jumat (19/12/2025).

Penilaian bersifat sukarela dan menegaskan bahwa kendaraan-kendaraan tersebut memenuhi lima persyaratan nasional terkait keamanan data. Aspek yang dinilai meliputi: anonimisasi data wajah dari kamera luar kendaraan, pemrosesan data kabin secara internal, kebijakan tidak mengumpulkan data kabin secara otomatis, pemberian pemberitahuan yang jelas terkait informasi pribadi, serta penetapan batas tingkat presisi data.

Sembilan perusahaan yang berhasil memenuhi lima kriteria tersebut adalah BYD, Chery, Changan, SAIC Group, Beijing New Energy Automobile Company (divisi kendaraan energi baru BAIC), GAC Aion, GAC Trumpchi, Changan Ford, dan SGMW. Untuk beberapa model tertentu, aspek anonimisasi data wajah tidak berlaku, sehingga kepatuhan dinilai berdasarkan empat kriteria lainnya. Laporan tidak mencantumkan nama model, tahun produksi, maupun volume penjualan.

Penilaian ini merujuk pada Peraturan Pengelolaan Keamanan Data Otomotif (Uji Coba) 2021, yang mengatur pengumpulan, penyimpanan, penggunaan, dan pemindahan data pribadi serta data penting sepanjang siklus hidup kendaraan. Produsen diwajibkan memproses data kabin secara internal, melakukan anonimisasi data sensitif, serta memperoleh persetujuan jelas dari pengguna sebelum pengumpulan informasi pribadi.

Standar teknis yang digunakan merujuk pada GB/T 41871-2022, yang mengatur secara rinci persyaratan keamanan dalam pengelolaan data kendaraan bermotor, termasuk proses pengumpulan, transmisi, dan pemrosesan internal data.

Dalam praktiknya, anonimisasi data memastikan identitas wajah tidak dapat diungkap dari kamera luar kendaraan tanpa prosedur khusus. Pemrosesan data kabin secara internal memastikan informasi pribadi tidak dikirim keluar kendaraan dalam kondisi normal. Kebijakan tidak mengumpulkan data secara default menekankan pengumpulan data hanya dengan persetujuan pengguna, sementara pemberitahuan yang jelas dan batas tingkat presisi menegaskan perlindungan dan akurasi data yang dikumpulkan.

Upaya ini menunjukkan komitmen pemerintah China untuk mengatur kendaraan terkoneksi dan melindungi data pribadi serta data organisasi yang dihasilkan kendaraan.

Dikutip dari antaranews.com