lue Matcha, Minuman Alami Tanpa Kafein yang Kaya Senyawa Antioksidan
Matcha selama ini identik dengan warna hijau pekat dan rasa khas dari daun teh. Namun, di sejumlah negara, muncul varian lain yang tak kalah menarik perhatian, yakni blue matcha. Minuman berwarna biru alami ini belakangan semakin populer sebagai minuman sehat alternatif.
Blue matcha atau matcha biru sejatinya tidak berasal dari tanaman teh Camellia sinensis. Meski mengandung kata “matcha”, minuman ini dibuat dari bunga telang (Clitoria ternatea) yang terkenal dengan warna birunya yang mencolok.
Mengutip Matcha Direct pada 27 Desember 2025, warna biru pada blue matcha berasal dari pigmen alami bunga telang yang kaya akan antioksidan jenis antosianin. Pigmen tersebut kemudian diolah menjadi bubuk halus menyerupai matcha hijau.
Baik blue matcha maupun green matcha sama-sama mengandung antioksidan polifenol dalam kadar tinggi. Perbedaannya, blue matcha tidak mengandung kafein, sehingga aman dikonsumsi oleh individu yang sensitif terhadap kafein.
Dari sisi pengolahan, green matcha dibuat dengan menggiling daun teh sehingga secara teknis tidak sepenuhnya larut dalam air. Sementara itu, blue matcha berasal dari ekstrak bunga telang yang berbentuk zat kering dan mudah larut saat diseduh.
Meski penelitian klinis pada manusia masih terbatas, kandungan antosianin dalam bunga telang dipercaya memberikan berbagai manfaat kesehatan. Beberapa di antaranya adalah membantu meredakan kelelahan mata, meningkatkan kesehatan dan kecantikan kulit, memperlambat penuaan dini, mendukung pertumbuhan rambut, hingga berpotensi membantu pengendalian berat badan.
Di Thailand, ekstrak bunga telang telah lama digunakan secara tradisional sebagai bahan perawatan rambut. Tanaman ini kerap diolah menjadi sampo herbal yang dipercaya dapat merangsang pertumbuhan rambut dan menjaga kesehatan kulit kepala.
Dikutip dari RRI.co.id
