Jubilee Metals 64% Sahamnya Dibeli BUMI, Harga Saham Terdorong Turun ke Rp460
Harga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menunjukkan fluktuasi signifikan pada perdagangan Selasa, 6 Januari 2026. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) dan pantauan Media Indonesia lewat Ajaib Sekuritas, pergerakan intraday saham BUMI tercatat sebagai berikut:
- Harga pembukaan (open): Rp480 per saham, naik 3,45 persen dari penutupan sebelumnya.
- Level tertinggi (high): Rp480 per saham, tercapai pada pukul 09.30 WIB.
- Level terendah (low): Rp460 per saham.
- Posisi sesi siang: Terkoreksi 0,86 persen ke Rp460.
- Rentang pergerakan: Rp460–Rp480.
Aksi Korporasi: Akuisisi Jubilee Metals Limited (JML)
Pergerakan harga saham BUMI sejalan dengan pengumuman penyelesaian akuisisi Jubilee Metals Limited (JML), perusahaan tambang emas di Northern Queensland, Australia. Rincian akuisisi adalah:
- Tanggal penyelesaian: 18 Desember 2025
- Jumlah saham baru: 3.312.632 lembar saham JML diambil alih oleh BUMI
- Nilai transaksi: AUD31.470.004 (sekitar Rp346,93 miliar)
- Total kepemilikan: BUMI kini menguasai 64,98 persen saham JML
Aktivitas Investor Asing
Data perdagangan mencatat aktivitas investor asing pada saham BUMI pada hari ini dengan posisi net sell. Investor asing melepas kepemilikan pada sesi I saat harga mencapai level tertinggi, sehingga menekan harga saham kembali ke zona merah di Rp460.
Kesimpulan
Harga saham BUMI mengalami volatilitas akibat kombinasi aksi korporasi strategis dan penjualan oleh investor asing. Investor perlu memperhatikan pergerakan saham ini seiring dengan perkembangan kepemilikan mayoritas BUMI di Jubilee Metals.
Dikutip dari metrotvnews.com
