PDI Perjuangan Rayakan HUT ke-53, Fokus pada Refleksi dan Konsolidasi Kader
1 min read

PDI Perjuangan Rayakan HUT ke-53, Fokus pada Refleksi dan Konsolidasi Kader

Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, menegaskan bahwa peringatan HUT ke-53 PDI Perjuangan yang dirangkaikan dengan Rakernas I bukan sekadar seremoni. Momentum ini dimanfaatkan sebagai refleksi ideologis dan konsolidasi kader partai dari pusat hingga akar rumput.

Kenneth menyatakan, PDI Perjuangan terus meneguhkan jati diri sebagai “partai wong cilik” yang berlandaskan Pancasila. Partai menekankan komitmen menjaga marwah demokrasi, memperjuangkan keadilan sosial, dan menghadirkan politik bermoral yang berpihak kepada rakyat kecil.

Rakernas I juga berfungsi sebagai forum strategis untuk merumuskan arah kebijakan partai ke depan, memperkuat soliditas organisasi, serta memastikan kader tetap disiplin, loyal, dan ideologis.

Dalam arahan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, seluruh jajaran PDI Perjuangan diminta bergerak cepat dalam penanganan bencana di Aceh dan Sumatera. Bantuan partai diharapkan tidak hanya bersifat darurat, tetapi juga mendukung pemulihan sosial, ekonomi, dan psikologis masyarakat terdampak.

Kenneth juga menegaskan dukungan partai terhadap mekanisme pilkada langsung sebagai wujud kedaulatan rakyat dan akuntabilitas kepala daerah. Pemimpin yang dipilih langsung memiliki legitimasi kuat dan tanggung jawab moral terhadap rakyat.

“Kami menegaskan semangat gotong-royong yang diwariskan Bung Karno sebagai pijakan setiap langkah perjuangan partai. PDI Perjuangan hadir di tengah rakyat untuk memperjuangkan demokrasi yang sehat, berkeadilan, dan bermartabat,” ujar Kenneth.

Rakernas I dan peringatan HUT ke-53 PDI Perjuangan menjadi momen penting bagi partai untuk menegaskan komitmen ideologi, memperkuat solidaritas kader, serta memastikan keberpihakan nyata kepada rakyat, khususnya kelompok yang kurang beruntung.

Dikutip dari antaranews.com