Banjir dan Longsor di Sumatra, Korban Jiwa Tembus 1.000
1 min read

Banjir dan Longsor di Sumatra, Korban Jiwa Tembus 1.000

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengumumkan total korban meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang dan longsor di Sumatra telah mencapai 1.016 jiwa per Minggu (14/12/2025). Bencana yang terjadi secara sporadis sejak akhir November lalu ini melanda tiga provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan dari jumlah tersebut, korban terbanyak berada di Aceh dengan 415 jiwa. Sumatera Utara mencatat 349 korban meninggal, sementara Sumatera Barat sebanyak 242 jiwa.

Selain korban meninggal, BNPB mencatat 212 orang masih hilang dan dalam pencarian. Operasi evakuasi dan pencarian korban hilang dilakukan di 13 kabupaten/kota yang terdampak. Di Aceh, fokus pencarian berada di Kabupaten Bener Meriah, Aceh Utara, Aceh Tengah, dan Bireuen. Di Sumatera Utara, operasi dilakukan di Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Kota Sibolga. Sedangkan di Sumatera Barat, pencarian difokuskan di Agam, Padang Panjang, Padang Pariaman, dan Tanah Datar.

Muhari menekankan bahwa pencarian korban masih berlanjut karena adanya alur yang saling bersinggungan antar kabupaten. “Ada warga dari kabupaten A tetapi ditemukan di kabupaten B. Ini kemudian diidentifikasi berdasarkan catatan sipil yang bersangkutan atau lokasi korban,” ujar Muhari.

BNPB terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk memastikan proses evakuasi, identifikasi, dan bantuan bagi korban berjalan efektif.

Dikutip dari cnnindonesia.com