Banjir Serang Kota Surabaya, Akses Transportasi Terdampak
1 min read

Banjir Serang Kota Surabaya, Akses Transportasi Terdampak

Hujan deras yang mengguyur Kota Surabaya sejak Minggu sore hingga malam hari, 4 Januari 2025, mengakibatkan sejumlah kawasan tergenang air. Jalan protokol, permukiman, dan fasilitas umum sempat lumpuh akibat banjir dengan ketinggian bervariasi.

Pemerintah Kota Surabaya mengerahkan puluhan armada penyedot air untuk menangani genangan. Dari total 97 unit kendaraan operasional, sebanyak 30 unit khusus diturunkan untuk menyedot air di berbagai wilayah.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya, Laksita Rini Sevriani, mengatakan seluruh personel dan armada telah bergerak sejak pukul 16.00 WIB. “Pergerakan armada bersifat dinamis, menyesuaikan kondisi lapangan dan laporan masyarakat,” ujarnya.

Hingga Minggu malam, sedikitnya 18 titik genangan telah ditangani, termasuk Jalan Raya Dukuh Kupang Baru, Rungkut Mejoyo Selatan, Simo Kalangan, Ketintang Telkom, dan depan RS Ewa Pangalila. Beberapa titik mulai surut, sementara genangan tertinggi tercatat mencapai 60 sentimeter di RS Ubaya, Jalan Purimas, Putat Jaya, dan Simo Hilir.

Selain itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya menurunkan 23 unit tangki penyedot air untuk mempercepat penanganan. DLH juga menangani dampak cuaca ekstrem berupa pohon tumbang. Sepanjang Minggu sore hingga malam, tercatat delapan pohon tumbang di Jalan Diponegoro, Jalan Tanjung Sadari, dan Jalan Darmokali.

Kepala DLH Surabaya, Dedik Irianto, menekankan, “Kami rutin melakukan perantingan dan penanganan pohon tumbang, terutama saat cuaca ekstrem. Prioritas kami memastikan tidak ada potensi bahaya bagi masyarakat.”

Langkah cepat penanganan ini dilakukan dengan melibatkan berbagai pos, termasuk Pos Kalirungkut, Gunung Anyar, Jambangan, Grudo, serta dukungan armada DLH dan peralatan darurat BPBD Surabaya.

Dikutip dari metrotvnews.com