BSN Diminta Komisi VII DPR Tingkatkan Pengawasan SNI, Atasi Produk Impor Ilegal
Komisi VII DPR RI meminta Badan Standardisasi Nasional (BSN) meningkatkan pengawasan penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) sebagai benteng proteksi dari impor ilegal. Wakil Ketua Komisi VII, Evita Nursanty, menekankan pentingnya SNI untuk menjaga daya saing produk dalam negeri dan mencegah masuknya barang berkualitas rendah yang dapat merusak harga pasar.
Evita menekankan perlunya sosialisasi SNI melalui media sosial agar masyarakat memahami akreditasi dan sertifikasi produk. Ia juga meminta BSN menyelaraskan SNI Wajib dengan skema akreditasi untuk mencegah duplikasi audit, biaya ganda, dan mempercepat sertifikasi industri.
Selain itu, pengawasan terhadap Lembaga Penilai Kesesuaian (LPK) harus diperkuat, termasuk pemberian sanksi tegas bagi yang beroperasi tanpa legalitas sah. Komisi VII juga mendorong pemerintah segera mengangkat Kepala BSN secara definitif dan meminta rekomendasi tertulis terkait penerapan SNI, termasuk masalah tumpang tindih regulasi.
Dikutip dari antaranews.com
