Bulog Persiapkan Pengiriman Satu Juta Ton Beras Premium ke Pasar Ekspor
2 mins read

Bulog Persiapkan Pengiriman Satu Juta Ton Beras Premium ke Pasar Ekspor

Perum Bulog menegaskan kesiapan untuk menghadapi rencana ekspor beras tahun ini dengan menyiapkan satu juta ton beras premium, seiring tercapainya swasembada pangan nasional. Langkah tersebut dilakukan setelah pemerintah memastikan ketersediaan stok dalam negeri tetap aman.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan penyediaan satu juta ton beras premium tersebut dilakukan sesuai arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman selaku Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas).

“Bulog sudah menyiapkan satu juta ton sesuai dengan arahan Bapak Menteri Pertanian selaku Kepala Bapanas. Kami melakukan stok satu juta ton untuk ekspor nanti itu dengan kualitas premium,” ujar Rizal saat ditemui di sela Rapat Kerja Nasional Evaluasi Kinerja 2025 dan Rencana Kerja 2026 di Jakarta, dikutip dari Antara, Senin, 12 Januari 2026.

Rizal menyampaikan, rencana ekspor satu juta ton beras premium tersebut juga menjadi agenda utama pembahasan dalam rapat kerja internal Bulog yang berlangsung pada 11–12 Januari 2026 guna mematangkan strategi pelaksanaan secara menyeluruh.

“Direncanakan ekspor satu juta ton beras. Ini yang kami diskusikan juga hari ini sampai dengan besok,” kata dia.

Meski demikian, Rizal menegaskan kebijakan ekspor beras tetap diselaraskan dengan komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Ia memastikan kebutuhan beras dalam negeri tetap terpenuhi seiring target berlanjutnya swasembada pangan pada tahun-tahun mendatang sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Ia menambahkan, rencana ekspor tersebut tidak akan mengganggu ketersediaan pasokan nasional karena stok beras yang dikelola Bulog saat ini mencapai sekitar 3,25 juta ton.

Menurut Rizal, kesiapan ekspor beras diharapkan dapat memperkuat peran Bulog dalam menjaga stabilitas pangan nasional sekaligus meningkatkan kontribusi Indonesia sebagai negara swasembada yang mampu memasok pangan ke pasar global secara konsisten dan berkelanjutan.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan Indonesia hampir pasti siap mengekspor beras tahun ini setelah swasembada tercapai dan penyerapan hasil panen oleh Bulog dipastikan aman.

“Beras kalau bisa… izin Bapak Presiden yang penting Bulog, izinnya dan serapannya tiga bulan ke depan sama saja 2025. Saya tidak minta lebih, itu ekspor hampir pasti kita lakukan tahun ini,” ujar Amran saat Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan oleh Presiden Prabowo Subianto di Karawang, Jawa Barat.

Amran menegaskan ekspor beras akan menjadi tonggak sejarah baru bagi Indonesia, menyusul stabilnya pasokan nasional serta keberhasilan pengelolaan cadangan pangan strategis di tengah peningkatan produksi petani dalam negeri.

Sementara itu, Badan Pangan Nasional menyatakan Indonesia telah mencapai swasembada beras, yang ditandai dengan stok awal 2026 mencapai 12,529 juta ton atau meningkat 203 persen dalam dua tahun terakhir sebagai hasil kemandirian pangan berbasis produksi petani dalam negeri.

Dikutip dari metrotvnews.com