Dokumentasi Budaya Indonesia, Kemenbud Siapkan Buku WBTb
1 min read

Dokumentasi Budaya Indonesia, Kemenbud Siapkan Buku WBTb

Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) berencana mendokumentasikan Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTbI) dalam bentuk buku. Langkah ini disiapkan sebagai upaya pelestarian, pengenalan, serta promosi kekayaan budaya Nusantara, khususnya kepada generasi muda.

Rencana tersebut disampaikan Menteri Kebudayaan Fadli Zon kepada wartawan usai menghadiri malam Apresiasi Warisan Budaya Takbenda Indonesia Tahun 2025 di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta Selatan, Senin (15/12/2025) malam.

“Dalam waktu dekat, kita akan meluncurkan sebuah buku tentang WBTbI,” ujar Fadli Zon.

Ia menegaskan pentingnya pendataan dan dokumentasi warisan budaya Indonesia agar dapat diwariskan secara berkelanjutan. Salah satu langkah strategis yang dinilai telah berjalan dengan baik adalah melalui Data Pokok Kebudayaan (Dapobud).

Melalui Dapobud, pemerintah terus melakukan inventarisasi, dokumentasi, serta digitalisasi berbagai aset budaya di Indonesia. Upaya tersebut dinilai mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga dan memanfaatkan kekayaan budaya nasional secara berkelanjutan.

“Yang terealisasikan dengan baik adalah melalui Dapobud. Data pokok kebudayaan kita tetap terus diintervensi dan ada yang didokumentasi,” kata Menbud.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kemenbud, Restu Gunawan, mengungkapkan jumlah WBTbI yang telah ditetapkan hingga kini mencapai 2.727. Khusus pada tahun 2025, sebanyak 514 WBTbI berhasil ditetapkan.

“Pada tahun ini penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia mencapai target yang luar biasa. Tahun ini kita meningkat tajam, berkat kerja keras bersama kita bisa mencapai 514 WBTbI,” ujar Restu.

Ia menambahkan, ratusan WBTbI tersebut diharapkan dapat diusulkan ke Kementerian Hukum untuk memperoleh penetapan sebagai kekayaan intelektual.

Selain penyerahan penghargaan, rangkaian Apresiasi WBTbI 2025 juga menghadirkan pengalaman langsung bagi pengunjung untuk mengenal kekayaan Warisan Budaya Takbenda Indonesia. Beragam pertunjukan seni, pameran budaya, hingga stan kuliner tradisional menampilkan keragaman tradisi Nusantara.

Pameran budaya tersebut berlangsung selama dua hari, sejak 15 hingga 16 Desember 2025, di Kompleks Kemendikdasmen, Jakarta Selatan.

Dikutip dari RRI.co.id