Golkar Galang Bantuan Rp3 Miliar bagi Korban di Sumatera, Kata Bahlil
1 min read

Golkar Galang Bantuan Rp3 Miliar bagi Korban di Sumatera, Kata Bahlil

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa partainya telah mengumpulkan donasi sebesar Rp3 miliar lebih untuk membantu korban bencana di sejumlah wilayah di Pulau Sumatera. Donasi tersebut berasal dari gotong royong para kader Golkar yang ingin terlibat langsung membantu masyarakat yang terdampak.

“Sudah barang tentu ini juga sebagai forum konsolidasi, dan tadi kita juga melakukan gotong royong untuk kita sumbang bencana. Alhamdulillah tadi terkumpul sekitar Rp3 miliar lebih untuk kita sumbang ke saudara-saudara kita yang ada di sana,” ujar Bahlil di Jakarta, Rabu malam.

Pernyataan itu disampaikan setelah Bahlil menghadiri bimbingan teknis (bimtek) Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota Tahap II Tahun 2025. Bimtek tersebut fokus membekali para legislator daerah mengenai mitigasi bencana serta penyusunan kebijakan yang langsung menyentuh kebutuhan rakyat.

Pembekalan Mitigasi Bencana untuk Legislator Golkar

Bahlil menjelaskan bahwa salah satu materi utama bimtek adalah langkah-langkah yang wajib dilakukan legislator Golkar ketika terjadi bencana. Ia menekankan bahwa pencegahan dan kesiapsiagaan merupakan hal yang sangat penting, terlebih Indonesia merupakan negara rawan bencana.

Dirinya meminta seluruh kader di daerah untuk memahami langkah-langkah mitigasi bencana dan aktif dalam membantu masyarakat jika bencana terjadi. “Kader Golkar harus responsif, mengetahui apa yang harus dilakukan ketika bencana melanda wilayahnya,” kata Bahlil.

Golkar Kirim Bantuan Logistik untuk Sumatera Utara

Sebelumnya, pada 3 Desember 2025, DPP Partai Golkar telah mengirimkan bantuan kemanusiaan tahap kedua untuk masyarakat terdampak banjir di berbagai wilayah Sumatera Utara. Bantuan tersebut mencakup 7 ton beras, 2 ton gula pasir, 3 ton minyak goreng, ribuan kaleng sarden, serta mi instan.

Seluruh bantuan dikirim secara bertahap, dengan menyesuaikan kondisi cuaca dan akses jalan menuju lokasi banjir.

Dikutip dari antaranews.com