Harga Minyak Diperkirakan Stabil, Menkeu Abaikan Dampak Konflik Venezuela
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, buka suara terkait konflik yang memanas di Venezuela. Menurut Purbaya, dampak konflik tersebut terhadap ekonomi Indonesia relatif terbatas, terutama pada pergerakan harga minyak. Ia menilai hukum dunia saat ini “aneh” karena memungkinkan sebuah negara menyerang negara berdaulat tanpa pengawasan efektif dari PBB.
Ditemui di Istana Negara, Purbaya menekankan bahwa kekhawatirannya terhadap suplai minyak akibat serangan AS ke Venezuela tidak signifikan. Hal ini disebabkan Amerika Serikat telah memulai pengeboran minyak baru di Alaska, sehingga potensi pasokan minyak global justru bertambah dan harga minyak diprediksi tidak melonjak tinggi.
Di sisi lain, pasar keuangan merespons situasi ini secara positif, ditandai dengan kenaikan di pasar saham, yang menunjukkan belum adanya dampak signifikan dari konflik yang disebut didalangi oleh mantan Presiden AS, Donald Trump.
Purbaya juga mempertanyakan legalitas tindakan negara menyerang negara lain yang berdaulat dan terbebas dari pengawasan PBB. “Itu kan jauh dari negara kita. Anda maunya apa? Apa yang kita siapin? Jadi gini, artinya kita mesti selalu memelihara kekuatan kita. Itu saja,” ujarnya, dikutip dari Primetime News, Metro TV, Senin (5/1/2025).
Dikutip dari metrotvnews.com
