Jalan Nasional di Pasaman Barat Terputus akibat Banjir
1 min read

Jalan Nasional di Pasaman Barat Terputus akibat Banjir

Arus lalu lintas di jalan nasional wilayah Nagari Aia Gadang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), terputus total akibat meluapnya air Sungai Batang Pasaman sejak Senin (24/11) malam. Ketinggian debit air yang menutupi jalan masih tinggi sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Sampai pagi ini debit air yang menutupi jalan masih tinggi, belum bisa dilewati kendaraan,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pasaman Barat, Afrizal, di Simpang Empat, Selasa (25/11).

Transportasi Terputus dan Antrean Panjang Kendaraan

Selain memutus akses transportasi, banjir juga menyebabkan antrean kendaraan mengular di kedua arah. Petugas gabungan terus melakukan penanganan dan membantu warga terdampak.

“Hingga saat ini ada 219 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir. Petugas BPBD, kecamatan, SAR, polisi, dan PMI sudah turun sejak semalam untuk membantu evakuasi warga,” ujar Afrizal.

Ketinggian Air Masih Mencapai 100 cm

Camat Pasaman, Andre Affandi, menyebut bahwa arus lalu lintas masih terputus hingga Selasa pagi. Tingginya curah hujan sejak Senin pagi memicu luapan Sungai Batang Pasaman.

“Genangan air di dalam rumah sudah berkurang sekitar 20 cm. Namun di luar rumah tinggi air masih 90–100 cm,” jelas Andre. Ia berharap air segera surut sehingga kendaraan kembali bisa melintas.

Polisi Turun Mengatur Lalu Lintas dan Evakuasi Warga

Kapolres Pasaman, AKP Zulfikar, membenarkan bahwa hingga pukul 08.00 WIB, kondisi jalan masih tidak bisa dilewati.

“Petugas kami sudah berada di lapangan mengatur lalu lintas dan membantu evakuasi warga sejak Senin malam,” ujarnya.

Dikutip dari antaranews.com