KPK Kembali Sampaikan Penjelasan Kasus Suap DJKA kepada Masyarakat Pati
1 min read

KPK Kembali Sampaikan Penjelasan Kasus Suap DJKA kepada Masyarakat Pati

Sejumlah warga Kabupaten Pati kembali mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat, 12 Desember 2025. Kedatangan mereka bertujuan meminta penjelasan terkait dugaan suap dalam pengadaan dan pemeliharaan jalur kereta, khususnya mengenai keterlibatan Bupati Pati Sudewo dalam perkara tersebut.

Juru bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, lembaganya mengapresiasi langkah warga Pati yang dinilai sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penegakan hukum yang sedang dilakukan KPK.

“KPK menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga Pati yang terus mendukung KPK dalam proses-proses penanganan perkara,” ujar Budi Prasetyo di Jakarta, dikutip Sabtu, 13 Desember 2025.

Dalam pertemuan tersebut, KPK kembali menegaskan bahwa Sudewo hingga saat ini masih berstatus sebagai saksi. Ia telah diperiksa oleh penyidik beberapa waktu lalu terkait kasus dugaan suap proyek jalur kereta di Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

“Khususnya terkait dengan pembangunan jalur kereta tersebut, kapasitas saudara SDW (Sudewo) adalah saat menjadi anggota DPR yang merupakan mitra dari Kementerian Perhubungan,” kata Budi.

KPK sebelumnya memeriksa Bupati Pati Sudewo pada Senin, 22 September 2025. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mendalami pengetahuan Sudewo terkait proses pengadaan proyek jalur kereta yang kini tengah diusut oleh penyidik.

“Penyidik mendalami pengetahuan dari saksi dimaksud, berkaitan dengan proses-proses pengadaannya, dan juga ada dugaan fee proyek dalam perkara itu,” ujar Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 23 September 2025.

Namun demikian, KPK belum memerinci jumlah uang yang diduga terkait dengan pengondisian pemenang proyek tersebut. Menurut Budi, penyidik mendalami dugaan adanya pengaturan atau setting pemenang vendor dalam proyek jalur kereta tersebut.

“Jadi sudah diatur, di-setting siapa nanti vendor yang akan menjadi pemenang dalam pengadaan tersebut,” pungkasnya.

Dikutip dari metrotvnews.com