Krisis FAM Malaysia, FIFA Berpotensi Berikan Sanksi Lebih Berat
onfederasi Sepak Bola Asia (AFC) memperingatkan pemerintah Malaysia untuk tidak ikut campur dalam masalah yang sedang dihadapi Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Peringatan ini muncul di tengah krisis yang dialami FAM terkait pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia (Harimau Malaya).
Sekretaris Jenderal AFC, Datuk Seri Windsor Paul John, menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat memerintahkan pejabat FAM mengundurkan diri karena mereka dipilih oleh afiliasi anggota. Windsor menekankan, setiap pernyataan resmi harus dibuat dengan hati-hati agar tidak dianggap sebagai campur tangan dan tetap menjaga independensi FAM.
“Meskipun FAM sedang dalam krisis, kementerian atau menterinya tidak bisa memerintahkan pejabat FAM mengundurkan diri. Mereka tidak dapat melakukannya, karena mereka dipilih oleh afiliasi anggota,” ujar Windsor.
Windsor menambahkan, pemerintah memang bisa menjadi mitra asosiasi dalam pengembangan sepak bola, namun tidak boleh mendikte administrasi internal FAM. Ia mencontohkan kasus Brunei beberapa bulan lalu, di mana campur tangan pihak ketiga dalam proses pemilu membuat situasi kian rumit, sehingga FIFA dan AFC harus membentuk komite normalisasi.
AFC menegaskan pentingnya independensi asosiasi sepak bola agar krisis internal tidak semakin parah akibat intervensi eksternal.
Dikutip dari cnnindonesia.com
