Pasokan Venezuela Terganggu, Harga Minyak Global Melonjak
1 min read

Pasokan Venezuela Terganggu, Harga Minyak Global Melonjak

Harga minyak dunia mencatat kenaikan tipis pada perdagangan Jumat waktu setempat atau Sabtu WIB, dipicu oleh meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan minyak dari Venezuela.

Mengutip Yahoo Finance, Sabtu (13/12/2025), harga minyak mentah Brent berjangka naik 0,4 persen menjadi USD61,54 per barel. Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berjangka menguat 0,6 persen ke level USD57,93 per barel.

Kenaikan harga minyak terjadi setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi bahwa AS telah menyita sebuah kapal tanker minyak di lepas pantai Venezuela. Langkah tersebut diambil di tengah meningkatnya ketegangan hubungan antara Washington dan Caracas.

Reuters melaporkan pada Jumat bahwa Amerika Serikat tengah bersiap untuk mencegat lebih banyak kapal yang mengangkut minyak Venezuela. Situasi ini memicu kekhawatiran pelaku pasar akan terganggunya pasokan minyak global dalam waktu dekat.

Meski demikian, dari sisi fundamental jangka menengah, pasar minyak masih dibayangi potensi surplus. Pasokan minyak global diperkirakan akan mengalami kelebihan pasokan sekitar 1,9 juta barel per hari pada 2026.

Analis energi Barclays, Amarpreet Singh, memperkirakan harga minyak Brent rata-rata berada di kisaran USD65 per barel pada tahun depan. Menurutnya, meski surplus pasokan diproyeksikan terjadi, kondisi pasar masih menyimpan sejumlah risiko.

“Kami memperkirakan surplus 1,9 juta barel per hari pada tahun depan, tetapi persediaan tetap rendah dan pembangunan terus mengejutkan karena berada di bawah ekspektasi,” ujar Singh.

Ia menambahkan, kapasitas cadangan minyak global yang rendah dan terus menyusut, serta ketegangan geopolitik yang berlanjut, berpotensi menimbulkan risiko kenaikan harga yang bersifat asimetris di pasar minyak dunia.

Dikutip dari metrotvnews.com