Proyek Ambisius Elon Musk, X Bakal Jadi SuperApp Multifungsi
1 min read

Proyek Ambisius Elon Musk, X Bakal Jadi SuperApp Multifungsi

Miliuner Elon Musk kembali menegaskan ambisinya untuk menjadikan X sebagai superapp global yang mampu menyatukan berbagai layanan dalam satu ekosistem. Ia ingin meniru dominasi WeChat di China yang menggabungkan jejaring sosial, pembayaran digital, hingga penerbitan konten.

Dalam podcast People by WTF bersama Nikhil Kamath, Musk mengatakan X akan dirancang agar pengguna bisa “menghabiskan hidup mereka” di dalam satu aplikasi saja, berkat integrasi komunikasi dan layanan keuangan.

Ia menjelaskan bahwa X akan memungkinkan pengguna bertukar informasi, mempublikasikan konten, hingga mengirim uang secara mudah. Menurut Musk, hingga saat ini tidak ada platform lain di dunia yang memiliki ekosistem selengkap WeChat.

Di China, WeChat atau Weixin memiliki lebih dari 1,4 miliar pengguna aktif bulanan dengan mini-program yang memungkinkan akses ke layanan belanja, transportasi, hingga game. Namun platform itu beroperasi di bawah pengawasan ketat pemerintah, sementara X sendiri saat ini diblokir di negara tersebut.

Ambisi Musk menghadirkan X sebagai superapp bukan hal baru. Sejak mengubah nama Twitter menjadi X pada Juli 2023, ia menyebut rencana tersebut merupakan kelanjutan dari visi awal X.com.

Pada Januari lalu, X menggandeng Visa untuk menghadirkan X Money, layanan keuangan yang ditargetkan meluncur akhir tahun ini. Fitur itu akan mencakup pembayaran peer-to-peer, kartu debit, hingga transfer dana langsung ke rekening bank.

Selain itu, X juga telah memperkenalkan fitur panggilan audio dan video karena Musk meyakini video akan memimpin interaksi digital di masa depan. Saat ini, X memiliki sekitar 600 juta pengguna bulanan, mayoritas masih mengonsumsi konten berbasis teks. Musk melihat adanya peluang untuk memperluas basis pengguna melalui layanan multimedia dan AI.

Dengan integrasi berbagai fitur utama dalam satu aplikasi, Musk berharap X dapat berkembang menjadi superapp global pertama di luar China dan menghadirkan pengalaman digital yang lebih lengkap bagi pengguna di seluruh dunia.

Dikutip dari cnnindonesia.com