Putin: Rusia Berkomitmen Mendukung Program Energi Nuklir Indonesia
2 mins read

Putin: Rusia Berkomitmen Mendukung Program Energi Nuklir Indonesia

Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan kesiapan Moskow untuk membantu pengembangan energi nuklir di Indonesia. Hal itu disampaikan saat Presiden RI Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral di Moskow, Rabu waktu setempat.

Putin menegaskan bahwa Rusia melihat peluang besar dalam penguatan hubungan energi antara kedua negara. “Kita memiliki prospek yang sangat baik di bidang energi, termasuk energi nuklir. Saya mengetahui bahwa Indonesia memiliki rencana di bidang ini, dan bila Indonesia memandang perlu untuk melibatkan para pakar Rusia, kami selalu bersedia bekerja sama,” ujar Putin dalam pernyataan resmi yang dirilis Kedubes Rusia, Kamis 11 Desember 2025.

Putin juga menyoroti bahwa hubungan Rusia–Indonesia telah menunjukkan perkembangan signifikan. Pada peringatan 75 tahun hubungan diplomatik, kerja sama perdagangan kedua negara mencatat pertumbuhan hingga 17 persen dalam sembilan bulan pertama tahun ini.

Selain sektor energi, Putin menyampaikan bahwa sejumlah proyek industri dan pertanian tengah dibahas secara intensif. Menurutnya, perdagangan pertanian kedua negara mencatat surplus yang menguntungkan Indonesia. Ia menambahkan bahwa pasokan gandum Rusia ke Indonesia memang sempat menurun, namun topik ini menjadi bagian dari pembahasan dalam pertemuan bilateral tersebut.

Kerja Sama Pertahanan dan Pendidikan Militer

Putin turut mengapresiasi hubungan pertahanan antara Rusia dan Indonesia yang dinilainya sangat kokoh. Ia menyebut Indonesia sebagai mitra lama dalam kerja sama teknis dan militer. Kontak antara kementerian pertahanan kedua negara berlangsung secara stabil, sementara para spesialis Indonesia terus mengikuti pelatihan di berbagai lembaga pendidikan tinggi Rusia, termasuk akademi militer.

Rusia juga menyatakan kesiapan untuk memperluas program pelatihan tersebut di masa mendatang.

Kerja Sama Kemanusiaan dan Keanggotaan Indonesia di BRICS

Dalam hubungan kemanusiaan, Putin mencatat adanya peningkatan jumlah wisatawan dari kedua negara. Hal ini dipengaruhi oleh dukungan penerbangan langsung dan kemudahan fasilitas visa yang diberikan kedua pihak.

Putin turut menyambut baik status keanggotaan penuh Indonesia dalam BRICS, serta proses perundingan antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia (EAEU) terkait perjanjian perdagangan bebas.

Dikutip dari metrotvnews.com