Pencarian Korban Longsor Cilacap, 10 Orang Masih Hilang
1 min read

Pencarian Korban Longsor Cilacap, 10 Orang Masih Hilang

Kepala Kantor SAR/Basarnas Cilacap Muhammad Abdullah menyampaikan, jumlah korban meninggal akibat tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap meningkat menjadi 13 orang, sementara 10 korban lain masih dalam pencarian, Senin (17/11/2025).

Abdullah menjelaskan, pada operasi pencarian hari keempat, tim SAR gabungan berhasil menemukan dua korban baru, yaitu Diah Ramadani (17) dan Kasrinah (47). Selain itu, tim menemukan beberapa bagian tubuh manusia di titik Worksite A-1 dan B-1.

“Penemuan ini adalah hasil kerja keras dan sinergi seluruh unsur tim di lapangan, meskipun medan cukup sulit dan cuaca tidak menentu,” ujar Abdullah.

Untuk mendukung pencarian dan evakuasi, BNPB melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan pesawat yang diberangkatkan dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung, guna menekan curah hujan di wilayah terdampak. Hingga hari ini, tiga sorti penerbangan telah dilakukan dengan penggunaan 3.000 kilogram bahan semai.

Bencana terjadi pada Kamis (13/11) pukul 19.00 WIB dan menimbun rumah warga di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut. Longsor merusak 12 rumah, mengancam 16 rumah lain, menurunkan tanah hingga 2 meter, dan menimbulkan retakan sepanjang 25 meter di area seluas 6,5 hektare.

Hingga Minggu (16/11) malam, total korban terdampak 46 orang, terdiri atas 23 selamat, 13 meninggal dunia, dan 10 masih dalam pencarian.

Dikutip dari cnnindonesia.com