Perkuat Kesiapsiagaan Warga, Giat PPGD Digelar di Balecatur Sleman
Sleman — Dalam rangka meningkatkan pengetahuan serta kesiapsiagaan masyarakat terhadap kondisi kegawatdaruratan, telah dilaksanakan kegiatan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) kepada aparatur, Karang Taruna, serta Ketua RT dan RW di wilayah Balecatur, Gamping, Sleman pada Rabu, 15 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Kelurahan Balecatur Gamping Sleman dengan diikuti oleh sebanyak 20 peserta dari unsur aparatur dan masyarakat setempat.
Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai penanganan awal pada kondisi kegawatdaruratan, khususnya yang berkaitan dengan kejadian kecelakaan lalu lintas. Selain itu, kegiatan ini juga difokuskan pada peningkatan keterampilan dasar peserta dalam memberikan pertolongan pertama secara cepat, tepat, dan aman, sehingga dapat meminimalisir risiko fatalitas sebelum korban mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan pertolongan awal di lingkungan masing-masing. Peningkatan kapasitas aparatur dan masyarakat ini juga menjadi langkah strategis dalam membangun sistem respons cepat berbasis komunitas, sehingga kejadian kecelakaan maupun kondisi darurat lainnya dapat ditangani secara lebih efektif.
Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber dan peserta dari berbagai unsur, di antaranya Dharmawan Lingga Artama dari UPT PSC 119 Sleman, Septian Gunawan selaku Kasubag Pelayanan, serta Andri Septiyanto selaku Lurah Trihanggo. Kehadiran para narasumber tersebut memberikan nilai tambah dalam penyampaian materi yang aplikatif dan mudah dipahami oleh peserta.
Dengan terselenggaranya kegiatan PPGD ini, diharapkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat Kelurahan Trihanggo, khususnya di wilayah Balecatur, dapat terus meningkat, sehingga mampu mendukung upaya bersama dalam menekan angka fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tanggap terhadap situasi darurat.
Septian Gunawan selaku Kasubag Pelayanan menyampaikan bahwa kegiatan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi situasi darurat, khususnya yang berkaitan dengan kecelakaan lalu lintas. Menurutnya, peran aparatur, Karang Taruna, serta Ketua RT dan RW sangat strategis karena mereka merupakan pihak yang paling dekat dengan masyarakat dan berpotensi menjadi penolong pertama saat terjadi insiden di lingkungan sekitar.
Ia juga menekankan bahwa pemahaman dan keterampilan dasar dalam penanganan kegawatdaruratan tidak hanya penting bagi tenaga medis, tetapi juga bagi masyarakat umum. Dengan adanya pelatihan ini, peserta diharapkan mampu memberikan pertolongan pertama yang benar sebelum korban mendapatkan penanganan lebih lanjut dari tenaga profesional. Hal ini dinilai sangat penting untuk mengurangi risiko cedera yang lebih parah bahkan menyelamatkan nyawa korban.
Lebih lanjut, Septian Gunawan berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan dan menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat. Ia menilai bahwa sinergi antara instansi dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang tanggap dan peduli terhadap keselamatan. Dengan meningkatnya kesiapsiagaan di tingkat komunitas, diharapkan angka fatalitas akibat kecelakaan maupun kondisi darurat lainnya dapat ditekan secara signifikan.Top of Form
