Optimalkan Pajak dan SWDKLLJ, Samsat Klaten Sosialisasikan Aplikasi Sengkuyung Mobile di Kebonarum
Klaten – Guna meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mengoptimalkan pendapatan daerah dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Tim Pembina Samsat Klaten bersama BPKPAD Kabupaten Klaten menggelar sosialisasi aplikasi Sengkuyung Mobile di Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten, pada Rabu (17/6/2026).
Kegiatan strategis tersebut diikuti secara intensif oleh seluruh admin dan operator dari 19 desa yang tersebar di wilayah Kecamatan Kebonarum. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam serta keterampilan teknis kepada para operator desa dalam memanfaatkan aplikasi Sengkuyung Mobile, khususnya sebagai sarana input data dan penyampaian data tunggakan pajak kendaraan di wilayah masing-masing.
Dalam pemateriannya, Tim Pembina Samsat Klaten membedah berbagai fitur unggulan yang tersedia pada aplikasi tersebut. Mulai dari fitur pengecekan data kendaraan, informasi detail kewajiban nilai pajak, hingga dukungan teknis terhadap upaya penelusuran potensi kendaraan yang belum melakukan herregistrasi atau pembayaran pajak. Melalui teknologi ini, pemerintah desa diharapkan mampu berperan aktif mengedukasi dan mendekatkan akses informasi kepada masyarakat.
Hubungan kerja sama ini dinilai BPKPAD Kabupaten Klaten sebagai langkah taktis dan strategis untuk mendongkrak kepatuhan warga dalam memenuhi kewajiban PKB serta Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Kehadiran aplikasi digital ini diyakini mampu memangkas birokrasi informasi penyampaian tunggakan langsung di tingkat akar rumput.
Dalam kesempatan terpisah, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Surakarta, Gunawan, turut menekankan pentingnya penguatan kesadaran masyarakat desa dalam membayar SWDKLLJ yang melekat pada pajak kendaraan tersebut. Gunawan menjelaskan bahwa dana SWDKLLJ memiliki fungsi vital kemanusiaan, yakni dikelola oleh Jasa Raharja untuk disalurkan kembali dalam bentuk santunan serta pembiayaan perawatan medis bagi para korban kecelakaan lalu lintas jalan.
Melalui sinergi teknologi digital ini, seluruh admin dan operator desa di Kecamatan Kebonarum diharapkan resmi menjadi ujung tombak pelayanan. Mereka mengemban misi besar dalam mendukung program peningkatan kepatuhan administrasi kendaraan bermotor, sekaligus memastikan hak perlindungan dasar bagi warga yang mengalami musibah di jalan raya tetap terjamin dengan baik.
