Ciptakan Kawasan Tertib, 11 Lurah se-Kecamatan Rappocini Ikuti Monev Rekayasa Lalu Lintas dan Kepatuhan Pajak
Makassar – Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Perhubungan bersama lintas instansi menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi Penataan Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas untuk Jaringan Jalan Kabupaten/Kota di Kantor Kecamatan Rappocini, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan monev strategis ini dihadiri oleh berbagai unsur pemangku kepentingan, di antaranya jajaran Kepolisian (Satlantas Polrestabes Kota Makassar dan Polsek Rappocini), Danramil 1408-13 Kecamatan Rappocini, Dinas Perhubungan Provinsi Sulsel, Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Satpol PP Kota Makassar, PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Sulawesi Selatan, perumda terkait (PD Parkir dan PD Pasar Makassar Raya), serta jajaran bidang teknis Dishub Kota Makassar. Hadir pula Camat Rappocini beserta Sekretaris Kecamatan, Kasie Trantib, para lurah se-Kecamatan Rappocini, dan perwakilan tokoh masyarakat.
Forum lintas sektoral ini difokuskan untuk mengurai kemacetan, meningkatkan kelancaran, serta mewujudkan keselamatan berlalu lintas di wilayah perkotaan. Selain membahas rekayasa jalan dan manajemen transportasi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk mengintegrasikan program lintas instansi, termasuk sosialisasi relaksasi pajak kendaraan bermotor guna meningkatkan kepatuhan wajib pajak di tingkat kelurahan.
Kasubbag Administrasi Santunan Jasa Raharja Kantor Wilayah Sulawesi Selatan, Yandri, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menekankan pentingnya sinergi antarlembaga dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. Menurutnya, penataan lalu lintas yang baik harus berjalan selaras dengan kesadaran hukum masyarakat, baik dalam tertib berkendara maupun ketaatan administrasi kendaraan.
“Kami terus berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi bersama pemerintah daerah dan seluruh stakeholder terkait, tidak hanya dalam memberikan perlindungan dan pelayanan santunan bagi korban kecelakaan, tetapi juga aktif mendukung setiap upaya peningkatan keselamatan berlalu lintas serta kesadaran masyarakat terhadap kepatuhan pajak kendaraan,” ujar Yandri.
Melalui koordinasi yang intensif antarinstansi ini, pemerintah setempat berharap penataan kawasan tertib lalu lintas di wilayah Rappocini dapat segera diimplementasikan secara efektif demi kenyamanan dan keselamatan warga.
