Emas Antam Turun ke Level Rp2,613 Juta per Gram
Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam kembali mengalami penurunan pada perdagangan hari ini, Selasa, 28 Juli 2026. Setelah sempat menguat pada perdagangan sebelumnya, harga emas Antam kini terkoreksi sebesar Rp9.000 per gram.
Mengutip data Logammulia.com, harga emas Antam di Butik Emas Antam kini dibanderol Rp2,613 juta per gram, turun dari posisi sebelumnya Rp2,622 juta per gram.
Sejalan dengan harga jual, nilai buyback atau harga pembelian kembali emas Antam juga mengalami penurunan sebesar Rp9.000. Saat ini, harga buyback emas Antam berada di level Rp2,361 juta per gram.
Harga Emas Antam Hari Ini
Berikut daftar harga emas batangan Antam berdasarkan pecahan pada Selasa, 28 Juli 2026:
- Emas 0,5 gram: Rp1,3565 juta
- Emas 1 gram: Rp2,613 juta
- Emas 2 gram: Rp5,166 juta
- Emas 3 gram: Rp7,724 juta
- Emas 5 gram: Rp12,840 juta
- Emas 10 gram: Rp25,625 juta
- Emas 25 gram: Rp63,937 juta
- Emas 50 gram: Rp127,795 juta
- Emas 100 gram: Rp255,512 juta
- Emas 250 gram: Rp638,515 juta
- Emas 500 gram: Rp1,276 miliar
- Emas 1.000 gram: Rp2,553 miliar
Ketentuan Pajak Transaksi Emas Antam
Transaksi jual beli emas Antam masih mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017.
Untuk transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan 3 persen bagi yang tidak memiliki NPWP. Pajak tersebut dipotong langsung dari total nilai buyback.
Sementara itu, pembelian emas batangan dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen bagi pembeli non-NPWP. Setiap transaksi pembelian akan disertai bukti pemotongan pajak sesuai ketentuan yang berlaku.
Penurunan harga emas Antam hari ini menjadi perhatian investor yang memanfaatkan pergerakan harga logam mulia sebagai salah satu instrumen investasi jangka panjang. Pelaku pasar juga masih mencermati perkembangan harga emas global serta sentimen ekonomi yang berpotensi memengaruhi pergerakan harga emas domestik dalam beberapa waktu ke depan.
