IHSG Menghijau di Awal Sesi, Bertengger di Level 6.352
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Jumat, 7 Agustus 2026. Meski bergerak di zona hijau pada awal sesi, analis menilai ruang koreksi masih terbuka akibat aksi ambil untung (profit taking) setelah penguatan dalam beberapa hari terakhir.
Pada pembukaan perdagangan, IHSG naik 8,67 poin atau 0,14 persen ke level 6.352,38. Indeks LQ45 juga menguat 1,63 poin atau 0,26 persen menjadi 632,49.
Berdasarkan data RTI hingga pukul 09.38 WIB, IHSG melanjutkan penguatan sebesar 37,47 poin atau 0,59 persen ke level 6.381,18. Indeks bergerak di kisaran 6.347 hingga 6.386.
Sebanyak 286 saham menguat, 228 saham melemah, dan 194 saham bergerak stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp2,89 triliun dengan volume perdagangan 8,01 miliar saham, sementara kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp11.187,97 triliun.
Meski menguat pada awal perdagangan, FAC Sekuritas memperkirakan IHSG masih berpotensi mengalami tekanan akibat aksi profit taking. Sentimen eksternal juga membayangi pergerakan pasar setelah indeks Wall Street ditutup melemah dan meningkatnya ketidakpastian geopolitik terkait Selat Hormuz.
Dari dalam negeri, perhatian investor tertuju pada rencana pemerintah menyiapkan paket stimulus ekonomi pada semester II 2026 untuk mengantisipasi dampak El Nino, serta kabar Destry Damayanti yang disebut menjadi kandidat kuat Gubernur Bank Indonesia secara definitif.
