Pemkot Jaktim Galakkan Penangkapan Ikan Sapu-sapu Secara Berkelanjutan
1 min read

Pemkot Jaktim Galakkan Penangkapan Ikan Sapu-sapu Secara Berkelanjutan

Pemerintah Kota Jakarta Timur mendorong upaya pengendalian populasi ikan sapu-sapu secara berkelanjutan guna menjaga keseimbangan ekosistem perairan di wilayahnya.

Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, menegaskan bahwa kegiatan penangkapan ikan sapu-sapu tidak boleh bersifat sementara, melainkan harus dilakukan secara konsisten dan melibatkan berbagai pihak.

“Kami berharap kegiatan operasi penangkapan ikan sapu-sapu ini tidak berhenti sampai di sini saja, tetapi terus dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya, Jumat, 17 April 2026.

Menurut Munjirin, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menekan populasi ikan invasif tersebut. Pemerintah daerah juga akan berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk merancang langkah lanjutan, termasuk pemberian apresiasi kepada masyarakat yang aktif berpartisipasi.

Selain itu, jajaran camat dan lurah diminta untuk memetakan lokasi yang menjadi titik konsentrasi ikan sapu-sapu. Langkah ini bertujuan agar penanganan dapat dilakukan secara lebih sistematis dan terarah.

Pemkot juga akan melakukan edukasi kepada masyarakat terkait dampak negatif ikan sapu-sapu terhadap lingkungan. Diketahui, ikan tersebut telah mendominasi hingga sekitar 80 persen populasi di sejumlah perairan di Jakarta.

Dominasi ini dinilai merusak ekosistem karena mengganggu keberlangsungan hidup biota lain serta merusak infrastruktur saluran air dengan membuat lubang di dinding dan pinggiran saluran.

Sebagai bentuk dukungan terhadap partisipasi warga, Pemkot Jakarta Timur berencana menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas/Bazis) untuk memberikan insentif berupa bantuan keuangan bagi masyarakat yang terlibat dalam penangkapan ikan sapu-sapu.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran sekaligus partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan perairan. Dengan upaya yang terintegrasi dan berkelanjutan, Pemkot optimistis populasi ikan sapu-sapu dapat dikendalikan dan keseimbangan ekosistem dapat kembali terjaga.