Menteri UMKM Tegaskan Pentingnya Pemetaan Tantangan Pelaku Usaha
1 min read

Menteri UMKM Tegaskan Pentingnya Pemetaan Tantangan Pelaku Usaha

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menekankan pentingnya pemetaan menyeluruh terhadap tantangan yang dihadapi para pengusaha UMKM, mulai dari kapasitas produksi, kualitas produk, akses pembiayaan, hingga pemanfaatan teknologi.

“Jika kendalanya pembiayaan, kita akan bantu menghubungkan dengan lembaga keuangan. Jika masalahnya pada teknologi, misalnya kualitas produk kratom, kita dukung proses standardisasi agar memenuhi syarat ekspor,” kata Menteri Maman, Senin (24/11/2025) di Jakarta.

Penguatan Kapasitas dan Akses Pasar

Maman menekankan penguatan kapasitas produksi dan standardisasi produk, perluasan akses pembiayaan inovatif, serta peningkatan penetrasi pasar global melalui strategi branding dan market intelligence. Salah satu langkah konkret Kementerian UMKM adalah kolaborasi dengan Kadin Kalimantan Barat untuk mengoptimalkan komoditas unggulan daerah, termasuk kratom, ikan arwana, kelapa, dan lidah buaya, agar mampu menembus pasar internasional.

Menurut Menteri Maman, komoditas unggulan ini memiliki potensi menjadi penggerak ekspor yang signifikan dan mendongkrak perekonomian daerah. “Bersama Kadin Kalimantan Barat, kita ingin mendorong UMKM naik kelas melalui optimalisasi komoditas unggulan yang berpotensi menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Capaian Ekspor Kalimantan Barat

Berdasarkan data BPS, nilai ekspor Kalimantan Barat pada 2024 mencapai 2,086 miliar dolar AS (Rp33,38 triliun), sementara Januari–September 2025 telah mencapai 1,422 miliar dolar AS (Rp22,76 triliun). Kolaborasi antara UMKM, industri besar, offtaker, lembaga pembiayaan, dan pemerintah daerah diyakini dapat memastikan rantai pasok ekspor berjalan konsisten dan berkelanjutan.

Ketua Umum Kadin Kalimantan Barat Arya Rizqi Darsono menegaskan, sinergi ini adalah komitmen nyata pelaku usaha untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut.

Dikutip dari antaranews.com